Kisah Ular Buta Dan Burung Kecil
11:54 AM | Author: yoesuf a.k.a ucup
Suatu hari ada seorang perampok yang sedang berjalan kelelahan setelah ia pulang merampok. Di tengah jalan sang perampok melihat satu pohon yang sangat rindang, kemudian ia memutuskan untuk beristirahat sejenak di bawah pohon itu. Ketika ia sedang beristirahat, secara tidak sengaja ia melihat seekor ular berbisa yang setelah ia sadari ternyata ular itu buta. Kemudian sempat terbersit di pikirannya jika bagaimana si ular buta ini masih tetap bias bertahan hidup padahal si ular ini buta.

Tak lama kemudian, sang perampok melihat ada seekor burung datang membawa secuil daging yang dibawanya terbang entah dari mana… ternyata si burung itu malah datang ke tempat si ular buta yang sedang ada di sarangnya. Lalu kemudian si burung kecil itupun menyuapi si ular buta itu dengan cuilan-cuilan daging yang ia bawa.

Melihat “drama” si ular buta dan si burung kecil itupun langsung sujud dan kemudian bertobat sambil menangis kepada ALLAH SWT, ia mengatakan “Ya ALLAH sungguh hinanya aku apabila dibandingkan dengan ular buta dan bururng kecil itu, tak sepantasnya aku mengkhawatirkan akan rezeki yang akan Engkau berikan kepadaku, sampai-sampai aku harus mengambil hak orang lain untuk kemudian aku makan, padahal dengan kondisi seperti itu saja ular yang buta itupun tetap Engkau berikan rezekinya…”

Memang, dalam kitab Minhajjul Abidin yang ditulis oleh Imam Al-Ghazali telah disebutkan bahwa kita tak sepantasnya mengkhawatirkan rezeki yang akan datang kepada kita, yang memang telah ditentukan jumlah, cara dan melalui apa rezeki kita akan datang oleh ALLAH SWT. Karena kekhawatiran kita akan rezeki yang akan datang kepada kita akan mengganggu dan akan menjadi penghalang segala ibadah kita kepada ALLAH SWT.

Wallahua’lam Bisshawaaf…
This entry was posted on 11:54 AM and is filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: